30 Real Examples Of Blockchain Technology In Practice

Mengenal Blockchain

Banyak pihak yang mengasosiasikan teknologi blockchain dengan bitcoin. Mengapa demikian? Karena bitcoin memang lahir dari teknologi Blockchain. Namun jika kita selidiki tentang Blockchain lebih dalam lagi, blockchain sebenarnya bisa dimanfaatkan dibanyak sektor selain bitcoin. Mari kita pelajari bersama.

Pengertian Blockchain adalah teknologi pencatatan transaksi terintegrasi dengan teknologi modern, dimana memiliki kode unik yang tak bisa dirubah (kekal) yang merevolusi cara kerja internet, perbankan dan hal-hal lainnya.

Arti kata Blockchain berasal dari Block dan Chain yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Chain (rantai) adalah pencatatan berantai yang unik dan merupakan alur dari seluruh tahapan yang konsisten dari sebuah item/transaksi. Block (kotak khusus) adalah sebuah tempat/batasan/area khusus untuk menampung seluruh perubahan item/transaksi yang terjadi selama chain process.

Ada banyak peluang untuk memanfaatkan teknologi Blockchain, terutama dari bidang keuangan atau finansial. Dalam sektor keuangan, teknologi blockchain ibarat buku kas digital yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dengan mudah tanpa perlu mendapat persetujuan dari lembaga keuangan seperti bank. Teknologi ini otomatis membuat seluruh transaksi menjadi lebih aman dan transparan, sehingga meminimalisir penyelewengan data seperti korupsi atau suap.

Selain pemanfaatan di bidang finansial, pada tahun 2018 McKinsey juga pernah membuat tabel peluang blockchain di berbagai bidang. Mulai dari sekor media, telekomunikasi, medis, pertanian, hingga property.
2 keunggulan blockchain yang perlu kita ketahui adalah:

a. Instan, Aman, Efisien dan Transparan
Pengiriman data terjadi secara instan dan efisien. Semua transaksi dan penyimpanan data terjamin keamanannya karena tereplikasi di seluruh jaringan blockchain sehingga untuk mengubah satu data maka si peretas juga harus mengubah data yang sama di semua komputer pengguna yang lain di saat yang sama. Hal ini sangat tidak mungkin untuk dilakukan. Blockchain bersifat seperti sebuah buku besar dimana semua transaksi bersifat transparan dan bisa dicek oleh semua orang sehingga memastikan kreditibilitasnya

b. Teknologi Peer-to-Peer
Transaksi menggunakan teknologi Blockchain bersifat peer-to-peer, dalam arti sebuah data (dapat berupa pesan, uang, atau informasi penting) dapat dipindahkan dari satu pengguna ke pengguna yang lain tanpa bantuan pihak ketiga untuk memprosesnya. Dengan Blockchain, kita tidak lagi perlu lagi bergantung pada satu server karena seluruh transaksi tereplikasi ke seluruh jaringan sehingga terhindar dari berbagai bentuk penipuan karena data yang dimodifikasi, server down, atau akun yang diretas.

Hadirnya teknologi ini menjadi peluang bagi perusahaan yang memang sudah mendalami arti juga fungsi teknologi ini sendiri. Untuk saat ini, di Indonesia memang masih belum banyak perusahaan yang bisa sekaligus memanfaatkan teknologi blockchain. Secara keseluruhan, blockchain adalah teknologi baru yang memiliki potensi tinggi. Di era digital seperti sekarang, transparansi dan keamanan data digital menjadi prioritas di berbagai aspek kehidupan, dan blockchain mampu memberikannya. Apakah perusahaan anda tertarik untuk menggunakan teknologi ini? (Jess/Ita)

7 Responses

Leave a Comment