big-data-healthcare-1-5b83b6e1677ffb13ba3ec2c8

Manfaat Big Data Untuk Strategi Bisnis Industri Farmasi dan FMCG

Di dunia yang sudah serba modern ini, big data merupakan sebuah istilah yang perlu kamu ketahui. Pasalnya, kini semakin banyak perusahaan yang menggunakannya untuk proses kerja bisnis mereka. Tidak ada perusahaan yang mampu berjalan secara efektif tanpa adanya data yang berkualitas tinggi. Konsep Big Data telah ada selama bertahun-tahun; sebagian besar organisasi sekarang mengerti bahwa jika organisasi mampu menangkap semua data yang mengalir ke bisnis, organisasi dapat menerapkan analitik dan mendapatkan nilai manfaat yang signifikan dari data tersebut. Beberapa tahun yang lalu sebuah bisnis atau organisasi akan mengumpulkan informasi, menjalankan analitik, dan menggali informasi yang dapat digunakan untuk keputusan di masa mendatang, kini bisnis dapat mengidentifikasi wawasan yang didapat untuk keputusan segera. Kemampuan untuk bekerja lebih cepat dan akun tabel memberi organisasi keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki sebelumnya.

Farmasi (apotek) dihadapkan pada pengelolaan obat/persediaan bahan medis yang cukup banyak. Apabila tidak didukung dengan sistem dan data memadai, akan menyulitkan dalam mengelola persediaan yang ada. Karena itu, penting untuk memanfaatkan data melalui sistem yang baik. Pemanfaatn data akan memberikan peluang luas bagi farmasi untuk mengurangi biaya dan mengoptimalkan arus kas, serta meningkatkan efisiensi operasional dan hasil basi pasien.

Apa itu big data ?

Jika didefinisikan secara sederhana, Big Data merupakan sekumpulan data yang telah disimpan baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur serta disimpan secara tradisional atau digital yang memiliki potensi besar untuk memaksimalkan informasi yang ingin diperoleh.

  • Definisi dan contoh data terstruktur

Jenis data terstruktur (data tradisional) dapat diproses, disimpan, dan diambil dalam format tetap. Jenis data ini disimpan dalam bentuk tabel, baris dan kolom yang normalnya disimpan dalam excel atau spreadsheet, dimana informasi pada data sangat terorganisir dan dapat dengan mudah diakses dari database dengan algoritma mesin pencari sederhana.

Contoh data terstruktur adalah, data sensor, data penjualan pada suatu perusahaan, data karyawan dalam database perusahaan dengan detail yang terstruktur seperti detail data diri karyawan, posisi pekejaan, gaji, dan lainnya ditampilkan secara terorganisir.

  • Definisi dan contoh data tidak terstruktur

Jenis data tidak terstruktur adalah data dengan bentuk yang tidak dikenal, harus disimpan dengan format khusus karena tidak memiliki struktur yang spesifik seperti jenis data structured. Raw data dari jenis data ini hanya dapat menghasilkan nilai setelah diproses dan dianalisa. Menyimpan data jenis ini pun memiliki kerumitan seperti memerlukan penggunaan sistem penyimpanan yang memadai, seperti database NoSQL (MongoDB dan CouchDB).

Contoh jenis data tidak terstruktur seperti data teks, berformat foto atau gambar, video, atau suara. Selain itu, bisa juga dalam bentuk keluhan pelanggan, kontrak, ataupun email internal. Contoh dari data jenis ini dapat ditemukan dalam social media, seperti komentar, likes, followers, dan data click pada setiap aktivitas di akun media sosialmu.

  • Bagaimana kombinasi kedua data ini berguna untuk perusahaan?

Dalam dunia bisnis, Big Data berisi tentang sekumpulan email pelanggan, informasi tentang loyalitas pelanggan, pembelian, rekam transaksi dan interaksi pelanggan di sosial media dengan brand yang Anda miliki. Maka dari itu Big data ini sangat berguna untuk menjaga hubungan dengan konsumen, Membantu operasional bisnis Anda menjadi lebih efisien, dan Mendorong inovasi.

Bigdata dalam revolusi industri 4.0

Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Revolusi Industri 4.0 dikenal juga dengan istilah “cyber physical system”. Konsep penerapannya berpusat pada otomatisasi. Dibantu teknologi informasi dalam proses pengaplikasiannya, keterlibatan tenaga manusia dalam prosesnya dapat berkurang. Dengan demikian, efektivitas dan efisiensi pada suatu lingkungan kerja dengan sendirinya bertambah. Dalam dunia industri, hal ini berdampak signifikan pada kualitas kerja dan biaya produksi.

Dalam Revolusi Industri 4.0, salah satu yang menjadi pilar utama dalam mengembangkan sebuah industri siap digital, yaitu: Big Data

  • Big Data

Pentingnya big data tidak berkisar pada seberapa banyak data yang Anda miliki, tetapi apa yang Anda lakukan dengan data tersebut. Anda dapat mengambil data dari sumber apa pun dan menganalisisnya untuk menemukan jawaban yang memungkinkan yaitu :

1) pengurangan biaya

2) pengurangan waktu

3) pengembangan produk baru, dan penawaran yang dioptimalkan

4) pengambilan keputusan yang cerdas.

  • Seberapa penting peran Big data dalam revolusi 4.0 di bidang farmasi/fmcg ?

Menurut Jeffrey Swanson terdapat lima poin penting terkait bagaimana apoteker dapat mengumpulkan data dan menggunakannya untuk meningkatkan operasi bisnis, antara lain sebagai berikut :

  1. Banyaknya data dan kurangnya teknologi analisis komputasi yang kuat merupakan hambatan terbesar penggunaan data dalam farmasi. Farmasi butuh untuk mengumpulkan data tentang jumlah resep, penebusan obat, frekuensi pembelian, dan banyak aspek lain. Kemampuan dalam menerjemahkan kumpulan data masif ini menjadi informasi yang berguna disebut Big DataBig datamampu mengumpulkan data menjadi informasi berharga. Termasuk menampilkan analitik dan statistik obat yang memungkinkan kepala farmasi untuk dengan cepat dan efisien melihat area di mana yang memerlukan perhatian.
  2. Sangat penting untuk mengetahui jenis data apa yang harus dicari untuk membuat perbaikan yang berarti. Karena itu, farmasi harus melacak seberapa sering pasien mengisi ulang resep mereka tepat waktu dan kapan mereka terlambat. Penebusan resep yang terlambat dapat mempengaruhi kesehatan pasien, selain itu juga menurunkan pendapatan dan mempengaruhi persediaan.
  3. Seluruh data yang berhasil dikumpulkan harus diubah menjadi hasil. Data dapat digunakan untuk melacak kekurangan obat dan alasan mengapa itu terjadi. Penggunaan data juga membantu bagian farmasi untuk mengelola proses distribusi terbalik dengan melacak kapan persediaan obat akan habis berdasarkan kebiasaan pembeli. Data juga dapat meminimalkan persediaan yang berlebihan dengan memberi frekuensi obat yang tidak populer digunakan.
  4. Data membantu apoteker dalam meningkatkan efisiensi & biaya operasional. Kontrol inventaris adalah bagian penting dari kemampuan farmasi untuk mengelola perawatan pasien dan menjaga keuntungan. Data memungkinkan pelacakan inventaris yang lebih akurat, sehingga gangguan pasokan tidak terjadi dan apoteker dapat memanfaatkan pembelian massal dan penawaran harga khusus.
  5. Melalui ketersediaan data, akan mendorong kepatuhan pengobatan dan hasil pasien yang lebih baik. Dengan menggunakan data, apoteker dapat membuat saran perawatan berdasarkan unsur-unsur seperti diet, suplemen, edukasi obat dan kepatuhan pengobatan.

Manfaat big Data untuk strategi bisnis :

Berikut ini ada 4 ulasan singkat mengenai Big Data dan bagaimana manfaatnya terhadap kemajuan bisnis dari perusahaan Anda. Beberapa manfaat di bawah ini setidaknya telah menggambarkan bahwa Big Data memiliki peran yang sangat besar di era digitalisasi seperti sekarang ini.

  1. Big Data Strategy membawa misi personalisasi kebutuhan pelanggan

perusahaan pasti sangat ingin melakukan banyak inovasi penting di    setiap produk yang diluncurkan. Tetapi salah satu kendalanya berada di konsumen atau pelanggan dari produk yang akan diluncurkan tersebut.     Disinilah, peran penting dari Big Data. Melalui Big Data, perusahaan Anda           bisa mengetahui bagaiman respons dari setiap pelanggan pada produk yang       telah resmi dirilis.

Tidak hanya itu, Big Data juga akan membantu Anda untuk   mengetahui   bagaimana kebermintan pelanggan terhadap produk yang telah          dikeluarkan   itu dan perusahaan Anda bisa melakukan banyak inovasi untuk           lebih   memuaskan konsumen pada produk tersebut.

  1. Big Data Strategy membutuhkan adanya kesadaran untuk transformasi organisasi dari dalam organisasi tersebut.

Kesiapan penerapan Big Data dalam sebuah organisasi dilakukan untuk menunjukkan proses evolusi yang sedang dan telah dilakukan oleh sebuah organisasi dalam mengintegrasikan, mengelola, dan memanfaatkan semua sumber data yang relevan baik internal dan eksternal. Hal ini mencakup menciptakan ekosistem yang inovatif, memberikan nilai bisnis yang bermanfaat dan memungkinkan transformasi yang berdampak

  1. Big Data Strategy memberikan peluang untuk melakukan kolaborasi bisnis dengan ekosistem e-health lain dalam proses cross selling produk

Solusi Big Data yang dapat membantu Anda dan perusahaan Anda dalam mengidentifikasi peluang konsumen dalam melakukan cross sell dan/atau up sell sebagai penawaran terhadap target konsumen yang tepat, sehingga dapat memberikan revenue terhadap perusahaan.  Big Data ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan data pribadi pasien yang bisa digunakan untuk mengurangi kesalahan pihak rumah sakit dalam memberikan obat. Hal ini bisa saja terjadi karena rumah sakit kekurangan data dari pasien tersebut sehingga dengan adanya Big Data hal tersebut tidak akan pernah terjadi. Dengan E-health, konsumen/pasien dapat melakukan transaksi melalui koneksi data dan secara realtime. Mungkin tidak semua kegiatan dapat dilakukan secara sistem, namun banyak hal-hal yang mempermudah pasien.

  1. Big Data Strategy memberikan insight bagi internal tim management

Untuk melakukan efisiensi dari sisi core bisnis operation mulai dari RnD-Production-Marketing- hingga supply chain-logistik hingga ke tangan konsumen. Dengan adanya big data tersebut proses alignment antar multiple departemen dapat berjalan dengan baik.

 Tantangan dalam Big Data :

    Meskipun big data memberi banyak kemudahan, bukan berarti tidak ada tantangan dalam menggunakannya. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan atau organisasi hanya menggunakan data tanpa melibatkan manusia. Padahal untuk bisa menggunakan data tersebut dengan baik dan benar, perlu campur tangan manusia untuk mempelajarinya. Yang pertama perlu diingat, big data memiliki jumlah yang besar. Meskipun sudah ada tools yang bisa membantu Anda untuk menyimpan data-data ini, volume data terus meningkat setiap tahunnya. Masih banyak organisasi yang kesulitan menampung data-datanya.Tidak hanya untuk ditampung, data-data ini juga perlu diolah. Untuk mengolah data agar data-data yang Anda miliki sudah bersih atau sesuai dengan kebutuhan klien dan organisasi membutuhkan banyak pekerjaan.

Metrocom Jaddi Technology (MJT) adalah perusahaan konsultan IT yang bekerja sama dengan klien untuk memberikan keunggulan solusi kompetitif berkelanjutan yang di butuhkan oleh perusahaan. Saat ini project di Metrocom Jaddi Technology telah banyak yang Go Live salah satunya adalah solusi untuk mengelola big data, kami menawarkan solusi untuk perusahaan anda untuk membuat dan mewujudkan kisah sukses bersama-sama. (rendi/indra/ita)

 

 

Leave a Comment