Untitled design (3)

Tantangan Transformasi Digital & Implementasi Big Data dalam Sektor Pemerintahan

Indonesia sebagai Negara yang masuk dalam G 20 serta menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan ekosistem start up paling menarik di dunia. Hal tersebut dibuktikan dengan lahirnya beberapa unicorn besar dan disegani di Kawasan Asia Tenggara seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka dan OVO. Sektor Start Up atau perusahaan rintisan menjadi salah satu benchmark dalam proses digitalisasi bisnis di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu pemacu bagi perusahaan milik negara dan sektor pemerintahan untuk belajar banyak dari perusahaan rintisan dalam memoderinasi birokrasi melalui transformasi digital dan Implementasi Big Data.

Dalam Implementasi Big Data dan Transformasi digital di sektor pemerintahan dibutuhkan komitmen dari lintas stake holder, khususnya untuk menegaskan bahwa Implementasi Big Data Strategy dan Transformasi Digital itu bukan sebagai Investasi Jangka Pendek yang dapat langsung dipetik hasilnya dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan pasca implementasi melainkan Implementasi Big Data akan terlihat hasilnya dalam jangka panjang, Karena dalam perjalananya untuk memperkaya insight dan penerapan dari Big Data dan Transformasi Digital dibutuhkan use case atau studi kasus yang relevan sesuai dengan kebutuhan dari stakeholder terkait.

Ada beberapa faktor yang diperhatikan dalam penerapan Implementasi Big Data dan Transformasi digital di perusahaan milik negara dan institusi pemerintahan agar dapat dijalankan dengan maksimal. Ketiga Faktor tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Adanya Komitmen baik dari  Institusi atau Perusahaan serta di dukung oleh pemangku kebijakan tingkat atas yang akan menjamin bahwa proyek tersebut dapat berjalan dengan maksimal. Dibutuhkan upaya untuk mencari “Digital Talent” yang handal di internal perusahaan yang nantinya akan menjadi lokomotif transformasi digital di Internal institusi tersebut atau Perusahaan.
  • Mencari Partner yang  tepat dalam mengawal proses Implementasi Big Data Strategy dan Transformasi Digital mulai dari penentuan road map jangka panjang beserta strategy implementasi, menjalankan assessment awal untuk mengidentifikasi skala prioriotas yang harus dijalankan, lalu memilih partner implementator big data strategy dan transformasi digital hingga mengevaluasi kinerja partner implementator tersebut.
  • Faktor-Faktor diatas merupakan fondasi yang harus dibangun oleh institusi atau perusahaan milik negara untuk memastikan bahwa proyek Transformasi Digital dan Big Data Strategy dapat berjalan dengan maksimal dan meminimalisir proyek tersebut gagal dalam artian tidak dapat dimanfaatkan dampaknya sebagaimana mestinya.

Setelah 3 Faktor utama tersebut dijalankan, hal selanjutnya adalah menentukan skala prioritas untuk mengimplementasikan Transformasi Digital dan Big Data Strategy. Skala prioritas tersebut difokuskan terhadap value dan mission dari Perusahaan milik negara dan institusi pemerintahan. Dikarenakan kedua organisasi tersebut memiliki misi untuk melayani masyarakat oleh karena itu dalam mengimplementasikan big data, misi tersebut harus dijadikan sebagai parameter untuk menciptakan sebuah inovasi teknologi yang mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat secara luas.

Terdapat beberapa inisiatif yang dapat di jalankan oleh institusi pemerintahan dalam proses digitalisasi birokrasi mereka. Misal salah satu kementrian dapat menginisiasi proses sinkronasi terkait pengelolaan data primer proses pencatatan sipil dan kependudukan di Indonesia. Jika kita melihat penetrasi menggunakan Mobile device di Indonesia sudah semakin membaik, hal tersebut dapat digunakan sebagai  momentum untuk meningkatkan pelayanan publik melalui pembangunan satu ekosistem pengelolaan data kependudukan lintas sektoral yang di inisiasi oleh stakeholder terkait. Dengan adanya eksosistem teknologi tersebut dapat digunakan oleh setiap individu yang akan mengurus administrasi kependudukan dalam satu platform dan dapat diakses melalui mobile device masyarakat. Manfaat lain yang didapat  secara langsung antara lain akan mengurangi cost administrasi serta  dapat memotong birokrasi yang rumit.

Sedangkan dalam konteks Implementasi Big Data Strategy dan Transformasi Digital di Perusahaan Negara, Misalnya PLN sebagai Regulator dan Operator tunggal penyedia Listrik negara dapat melakukan transformasi pelayanan mereka menggunakan platform listrik pintar saat ini. Selain menguatkan sisi tampilan front end dan UI/UX yang ada, PLN dapat memaksimalkan potensi penggunaan data pelanggan dengan memanfaatkan beberapa use case seperti menganalisa customer behavior melalui konsumsi listrik bulanan serta sisi compliance dari masing masing customer dalam pembayaran tagihan listrik mereka. Dari use case diatas dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi beberapa use case yang lebih detail seperti customer profiling, customer 360 degree, credit scoring dari sisi compliance layanan  dll.

Dalam mengimplementasikan Kedua use case diatas, dibutuhkan investasi jangka panjang baik dari sisi IT Infrastruktur dan People Infrastruktur. Dua komponen tersebut akan menjadi sangat penting melihat perkembangan dari kualitas data dan volume data yang dimiliki. Setiap tahun volume data yang di kumpulkan  oleh institusi tersebut akan semakin bertambah besar, dibutuhkan investasi IT infrastruktur yang mempuni baik dari sisi Hardware maupun Software back end pendukung, dengan adanya Cloud Server, hal tersebut akan lebih maksimal dan efisien dari sisi pengembangan ekosistem IT infrastruktur yang ada.  Selain itu, dari sisi People Infrastruktur, dikarenakan varian data serta kualitas data yang di kumpulkan semakin kompleks dibutuhkan digital talent yang handal dari sisi Data Governance, Data Scientis, Business Analyst hingga Data Strategy agar dapat memaksimalkan eksisiting data yang dimiliki dan di olah menjadi insight yang bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan ke pelanggan.

Metrocom Jaddi Technology sebagai IT Consultant Strategy, kami memiliki pengalaman membantu institusi pemerintahan dan perusahaan milik negara dalam mengawal proses digital transformasi mulai dari penerapan strategy, mengawal proses grooming digital talent, hingga memberikan saran dan masukan dalam proses pemilihan IT infrastruktur dan People infrastruktur yang mumpuni sesuai dengan visi dan goal yang diharapkan oleh setiap klien kami. Bagi kami, Implementasi Transformasi Digital dan Big Data merupakan sebuah journey yang harus dikawal agar dapat dihasilkan manfaat jangka panjang serta memberikan Return of Investment yang maksimal bagi perusahaan. (ren/dhi)

Leave a Comment