WhatsApp Image 2020-08-06 at 15.39.07

Fitur aplikasi absensi yang dibutuhkan saat new normal

Norma baru telah berjalan, dan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah sudah dilakukan. Kini saatnya para pelaku bisnis untuk beranjak dan memutar kembali roda perekonomian. Dengan kondisi new normal, memastikan karyawan bisa bekerja secara maksimal sekaligus melindungi kesehatan mereka dari penyebaran virus adalah tantangan baru berikutnya dimana dalam hal ini juga membutuhkan fitur aplikasi absensi yang cocok dalam kondisi saat ini. 

Bertumpu pada kemajuan teknologi, sistem kehadiran berbasis aplikasi nirsentuh akan menjadi solusi wajib dimiliki oleh para pelaku bisnis untuk mengawasi seluruh karyawan secara efektif. Lalu fungsi apa saja yang dibutuhkan pada aplikasi sistem absensi karyawan di new normal ini?  

Face Recognition (Sistem Pengenalan Wajah)

Mengenali identitas karyawan merupakan fungsi dasar dari system kehadiran karyawan. Kini dengan teknologi biometric, model pengenalan identitas karyawan melalui bentuk wajah sudah bisa dilakukan. Selain lebih akurat, dengan system pengenalan wajah ini bisa membantu divisi sumber daya manusia (SDM) meminimalisir tingkat kecurangan para karyawan. Hanya karyawan terdaftar yang bisa melakukan absen.  

Geotagging (Penandaan Geografis)

Penandaan geografis berbasis GPS ini, memiliki fungsi yang membantu karyawan melaporkan aktivitasnya secara detail hingga ke titik lokasi. Terlebih dengan situasi norma baru seperti saat ini, karyawan tidak selalu berada di kantor. Penting untuk mengetahui dimana posisi mereka saat ini. Atasan juga akan lebih mudah melihat pergerakan karyawan yang ditampikan dalam bentuk visualisasi peta online.

Pay slip (Slip Gaji)

Mengakses informasi gaji melalui aplikasi smartphone, menjadi fitur dambaan semua karyawan. Tidak hanya gaji, fitur ini juga bisa digunakan untuk menginformasikan besaran insentif yang diterima oleh karyawan berdasarkan performasi kehadiran. Beban pekerjaan dari Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) akan jauh berkurang karena karyawan sudah bisa mengakses informasi slip gaji secara mandiri.

BACA JUGA:  Apa itu Maha Data (Big Data)?

Leave

Terlalu banyak bekerja, dan ingin berlibur sejenak? Fitur pengajuan cuti melalui aplikasi kehadiran, menjadi fungsi yang menarik untuk dimiliki. Selain praktis dari sisi pengajuan cuti, karyawan juga bisa mengetahui berapa banyak sisa cuti yang mereka miliki. Setiap cuti yang diajukan oleh karyawan, akan masuk ke dalam aplikasi masing-masing atasan sehingga bisa melakukan persetujuan/penolakan dengan lebih cepat.  (jes/ita)

Leave a Comment