Internet of things

Selamat Datang – Internet of Behavior !

Tahukah Anda, jumlah pengguna perangkat Internet of Things (IoT) telah meningkat dua kali lipat selama lima tahun terakhir? Mulai dari teknologi untuk memantau kebugaran tubuh, hingga akses jarak jauh untuk mengontrol perangkat elektronik di rumah kita. Sejumlah data IoT yang dihasilkan, seperti data penggunaan, data perangkat ini ternyata dapat memberikan informasi penting untuk mengetahui perilaku, kesukaan, dan preferensi dari pengguna. Dari sanalah, terlahir Internet of Behaviour (IoB).


Mari kita pelajari lebih dalam lagi tentang teknologi ini.

Teknologi babak kedua pengembangan dari konsep Internet of Things (IoT) ini, menggunakan data sebagai alat untuk memahami dan menganalisa perilaku pelanggan lebih dalam. Internet of Behavior dimaksudkan untuk menghasilkan dorongan yang cukup besar dalam perkembangan industri penjualan. Kini, perusahaan tidak lagi dibuat pusing dalam merencanakan pengembangan, pemasaran dan penjualan produk mereka karena sudah dibantu oleh IoB!

Selain itu, gagasan IoB ini juga bisa digunakan pada masing-masing individu. Salah satunya, jam tangan pintar yang bisa melakukan panggilan seluler, mengetahui lokasi kita, dan bahkan bisa mengukur denyut nadi. Teknologi ini bahkan dapat mengontrol emosional dan memperingatkan pemiliknya untuk menghindari aktivitas yang dapat merugikan. Konsep Io Bini juga bisa dimanfaatkan selama pandemic Covid-19, yaitu melalui teknologi pendeteksi seseorang mengenakan masker atau tidak, hingga mengukur suhu tubuh.
Pada akhir tahun 2025, diprediksi lebih dari setengah populasi dunia akan berpartisipasi dalam teknologi IoB ini.

INTERNET OF BEHAVIORS: Kerahasiaan Data Pelanggan
Selain menjadi senjata yang ampuh untuk pelaku bisnis, teknologi IoB akan menambah pekerjaan pemerintah dalam mengatur kerahasiaan data pelanggan. Terutama bagaimana data pelanggan tersebut dikumpulkan dan diolah dalam jumlah yang besar serta terbebas dari para peretas (cybercriminals).
Perusahaan-perusahaan saat ini dapat membuat profile dengan informasi lengkap melalui media-media sebagai berikut :
• Smartphone
• Laptop
• In-home voice assistant
• Perangkat elektronik rumah / Kamera mobil
Tentunya, level aksesnya lebih sulit lagi untuk dipantau. (Jess/Ita)

Leave a Comment